Rabu, 02 Februari 2011

10 Virus Lokal Paling Berbahaya

Serangan virus jenis VBScript masih sangat tinggi, ini terbukti dari banyaknya laporan yang mengeluhkan perihal virus jenis script ini. Satu virus yang melesat tinggi ke urutan pertama adalah Discusx.vbs. Bila kamu masih ingat dengan virus ini, di Virus Top-10 edisi Maret 2008 yang lalu, virus Discusx.vbs berada di urutan 5, namun kali ini dia melesat naik ke urutan pertama. Berikut daftar selengkapnya:

1. Discusx.vbs
Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.:iscus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.

2. Reva.vbs
Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs lain

3. XFly
PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.

4. Explorea
Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties.

5. Gen.FFE
Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan Windows. Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila terdapat string yang berhubungan dengan antivirus maka program tersebut akan segera ditutup olehnya.

6. Hampa
Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon-kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di-compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat pada Windows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya, yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus.

7. Raider.vbs
Virus jenis VBScript ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.

8. ForrisWaitme
Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt” pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.

9.pray
Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.

10. Rian.vbs
Virus VBScript ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, ia akan menciptakan file baru autorun.inf dan RiaN.dll.vbs pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban, termasuk Flash Disk. Komputer yang terinfeksi oleh virus ini, caption dari Internet Explorer akan berubah menjadi “Rian P2 Humas Cantiq

Minggu, 30 Januari 2011

5 DNS Terbaik Untuk Ber-internet

DNS merupakan komponen vital untuk berinternet, DNS berguna untuk mentranslate domain (cth: www.facebook.com) ke IP sebenarnya, DNS yang kualitasnya kurang baik akan memperlambat akses internet, oleh karena itulah diperlukan IP DNS yang tepat untuk memaksimalkan koneksi internet yang ada

sebelumnya saya hanya menggunakan DNS dari ISP dan Google Public DNS, namun performanya kurang memuaskan, akhirnya saya menemukan daftar public DNS yang bebas digunakan di situs dnsserverlist.

jika anda membuka situs itu, maka akan dipilih 3 public DNS yang paling tepat digunakan untuk ISP anda, namun jika anda menginginkan yang lebih baik lagi, klik Q_RTT maka akan menampilkan daftar IP DNS secara berurutan dari RTT terkecil yang sederhananya adalah semakin kecil nilai RTT maka kualiatas DNS semakin baik, berikut daftar terbaiknya.

1. 129.250.48.146 (Verio Inc.) RTT=0.02
2. 216.131.94.5 (Black Oak Computers) RTT=0.02
3. 24.143.246.29 (San Bruno Cable) RTT=0.02
4. 216.52.1.33 (InterNAP Network Services) RTT=0.03
5. 156.154.70.22 (NeuStar, Inc.) RTT=0.03

jika anda menggunakan Windows, buka Control Panel -> Network Connetion (XP) network & sharing center (win7) --> adapter setting (vista and 7) --> klik kanan modem/LAN anda --> properties --> tab Networking --> (TCP/IP atau TCP/IP Ipv4) masukan IP sesuai saran situs dnsserverlist --> Ok

jika linux:
buka terminal, login sebagai root atau gunakan sudo, lalu ketik
nameserver (IP DNS) > /etc/resolv.conf

rasakan bedanya, selamat mencoba, semoga bermanfaat

SMS dari Komputer ke HP

1. Dari http://www.freesms4us.com/
cara pakai :

1. Masukan nomor telpon temen atau siapa dah
2. Tulis Pesannya disitu
3. Nah Sekarang Diliat tulisan "CLICK 71"
4. Karena tulisannya 71 maka klik no 71 dari salah satu nomor yang tertera di sampingnya..



2. Dari Facebook.. Tapi tergolong lama...
caranya :

1. Login di account Facebook Anda.
2. Buka alamat http://apps.facebook.com/chatsms
3. Muncul pop-up, klik Izinkan
4. Untuk menampilkan aplikasi ini di halaman Facebook Anda, pilih Cantumkan Ke Dalam Profil.
5. Setelah langkah ke-4, klik Keep.
6. Geser aplikasi tersebut dengan cara men-drag aplikasi ChatSMS
7. Akan muncul loading. Tunggu sampai loading selesai
8. Ganti kode negara Singapura menjadi Indonesia
9. Ketik no hape tujuan tanpa angka 0 (angka 0 sudah digantikan oleh kode area Indonesai +62)
10. Tulis pesan, lalu klik Send SMS. Selesai

[TIPS]7 Rahasia Meningkatkan Performa Komputer

1. Non-aktifkan Program Start-Up Extra

ada beberapa program aplikasi yang memiliki sifat carrier (bawaan) yang mengeksekusi program tersebut pada saat kita baru menghidupkan komputer (start-up). Contoh umum adalah program Updater Acrobat, Real Player, AOL, MS Groove, Winamp, Matlab, YM dan masih banyak lagi. Jika program ini aktif ketika start-up, maka antara start-up hingga dalam keadaan normal (ready) akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non-aktifkanlah program-program yang tidak diperlukan pada awal start-up. Sebaiknya semua program aplikasi non-Windows dan antivirus, maka non-aktifkanlah. Berikut langkah-langkahnya :

1. Klik Start, lalu klik Run..

2. Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK.

3. Akan tampil System Configuration Utility.

4. Pilih dan kliklah Startup.

5. Pada tab Startup, Anda akan melihat box-box akan ditandai check list hijau (v). Pelajarilah setiap item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist hijau (v) pada item-item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:Windows sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula.

6. Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply dan/atau OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart ?

7. Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “option for not showing this dialogue every
time your PC reboots“.


2 . Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)


Secara normal, Windows XP memberi tampilan yang “indah”, dan tentu saja ini membutuhkan resource (cadangan memori) yang berlebih. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih tampilan yang biasa-biasa saja alias sederhana. Berikut caranya:

1. Klik start, lalu klik kanan My Computer

2. Pilih dan kliklah Properties

3. Akan muncul System Properties

4. Pilihlah Advanced

5. Pada Perfomance, kliklah Setting

6. Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect

7. Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item-item dibawah ini tetap check (v).

>. Use visual styles on windows and buttons

>. Show shadows under menus

>. Show shadows under mouse pointer

>. Show translucent selection rectangle

>. Show Window contents when dragging

>. Slide taskbar buttons

>. Use common tasks in folders

>. Use drop shadows for icons labels on the desktop

8. Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.


3. Mempercepat Browsing File


agan pasti mengalami ketika membuka “My Computer” untuk menelusuri folder-folder terjadi delay (butuh waktu beberapa saat). Hal ini disebabkan karena Windows XP secara otomatis sedang mencari file-file network dan printer setiap kali Anda membuka Windows Explorer. Untuk mempercepat kinerja ini, maka lakukanlah :

1. Klik start, dan double klik My Computer

2. Kliklah menu Tools (bagian atas)

3. Pilihlah Folder Options

4. Muncul box Folder Options, dan pilihlah View

5. Hilangkan check (v) pada Automatically search for network folders and
printers check box.

6. Klik Apply dan selanjutnya OK.

7. Perubahan hasil akan terlihat setelah restart.


4. Jalankan Disk CleanUp


OS Windows maupun progam aplikasi selalu “menitip” file sementara (temporary files) di “sekeliling” hard disk Anda, sehingga membutuhkan space. Hal ini akan membuat kondisi hard disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows serta mengurangi efisiensi akses hard disk dan operasi memori virtual. Fenonema ini umumnya menjadi masalah ketika komputer kita digunakan untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi. Cara “penyembuhan”-nya adalah :

1. Klik start, dan double klik My Computer

2. Klik kanan pada Drive C hard disk

3. Kliklah Disk Cleanup

4. Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C

5. Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin

6. Klik OK dan selesai

7. Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali


5. Disk Defragmenter

Sering mengcopy dan mendelete file-file dalam hard disk menyebabkan susunan file-file dalam hard disk berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C, atau D. Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara space folder A, C atau D dan seterusnya. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca hard disk akan mencari file-file cakram pada hard disk yang telah berserakan). Dan biasanya, setelah penggunaan dan peng-copy-an/ pen-delete-an terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur file akan berserakan. Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :

1. Klik start dan pilih All Programs

2. Pilih Accessories

3. Pilih System Tools

4. Pilih Disk Defragmenter

5. Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita

6. Kliklah Volume C, dan klik Analyze

7. Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“.

8. Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklah Defragment. Jika sebaliknya, maka kliklah Close.

9. Setelah seleasai di C, Anda dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.

Catatan : lakukan pengecekan dan/atau defragment 2 atau 3 bulan sekali. Jangan sering-sering defragment karena akan berdampak buruk pada hard disk. Maksimum sekali dalam 2 bulan atau lebih.


6. Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan


Cara 6 agak sulit karena membutuhkan program untuk membersihkan/mendelete sistem register program-program yang sudah tidak digunakan lagi (sisa-sisa uninstall program). Disamping itu, banyak juga file-file register yang error dalam OS Windows seiring berjalannya waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh karena itu, secara periodik (mungkin 3 atau 6 bulan sekali) kita perlu me’maintenance” file-file register yang bermasalah. Beberapa program membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure dan masih banyak lagi. Sebenarnya, jika Anda mengerti fungsi register pada Windows, Anda dapat melakukannya secara manual melalui command regedit. Namun, agak sulit untuk awam.


7. Rahasia Tambahan +3


Selain 6 langkah tersebut, sebenarnya ada beberapa cara lain seperti :

1. Pemilihan program antivirus yang efisien, efektif dan handal. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak antivirus yang handal justru memperlambat kinerja Windows. Penggunaan jenis antivirus sangat bergantung pada “perlakuan” yang diberikan pada komputer/laptop Anda. Jika komputer Anda sering dimasukin flash disk atau download “aneh-aneh”, maka sebaiknya menggunakan antivirus yang handal. Jika tidak, Anda bisa tanpa menggunakan antivirus, namun dengan proteksi manual. Baca : Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus

2. Setting “Direct Memory Access” (DMA)

3. Menon-aktifkan index file di Windows Component

Sekian Tips untuk mempercepat kinerja OS Windows . Terima Kasih

Facebook Buru 'Hacker' Pencuri 1,5 Juta Akun

Facebook sudah mengetahui masalah pencurian 1,5 juta akun yang dilakukan oleh seorang hacker atau peretas. Saat ini, perusahaan jejaring sosial ternama itu sedang melakukan investigasi terhadap Kirllos, si pelaku. Demikian pernyataan juru bicara Facebook, Barry Schnitt.

Ia mengatakan, pencurian akun merupakan bentuk kejahatan, apalagi karena pelaku menjualnya ke pihak lain. "Yang bisa kami katakan adalah para peretas tidak diperkenankan mengambil data dari kami dan menjualnya kepada pihak lain," katanya.

Pencurian akun tersebut dilaporkan iDefense Labs milik VeriSign, sebuah perusahaan jasa sekuriti internet. VeriSign's iDefense Labs melaporkan perdagangan data facebooker di sebuah forum pergaulan di Rusia yang bernama Carder.su. Dalam forum tersebut, si peretas yang menyebut dirinya dengan Kirllos menjual beberapa paket dagangan untuk melihat data para anggota jejaring sosial ternama itu lewat kata sandi.

Misalnya, 1.000 anggota yang punya 10 jejaring pertemanan ke bawah dilego dengan harga 25 dollar AS. Lantas, paket serupa yang punya lebih dari 10 pertemanan dilepas dengan harga 45 dollar AS.

Rick Howard, Direktur iDefense, menyatakan bahwa nama akun yang dilego kebanyakan berasal mulai dari Eropa Timur hingga Amerika Serikat. Masih menurut Howard, Kirllos mencuri data para facebooker lewat teknik phising. Teknik ini membuat para facebooker memberikan kata kuncinya.

Teknik lain bisa lewat malware. Setelah itu, si peretas bisa leluasa mengambil data pridadi akun facebooker, seperti nama, alamat, e-mail, dan nomor telepon.

Sebagai informasi, iDefense mengklaim bahwa Kirllos telah mencuri setidaknya 1,5 juta akun di Facebook.